var id = "8a9dc37d3b486f87c7b88d9aa6e45fdedd7f4e61"; class="post-template-default single single-post postid-64 single-format-standard no-slider content-r" layout='2'>

Bayi Rewel Terus? Inilah 5 Alasan Dengan Ciri-cirinya!

Bayi melakukan komunikasi kepada orang tuanya dengan cara menangis. Menangis merupakan cara bayi untuk menyampaikan sebuah keinginan atau merasakan ketidaknyamanan suatu hal. Jika keinginannya belum terpenuhi maka bayi cenderung akan menjadi rewel. Hal tersebut terjadi salah satunya karena orang tua tidak mengerti pasti apa yang diinginkan oleh bayinya.

dokter bayi

Ada beberapa hal yang membuat seorang bayi menjadi rewel. Jika bayi mengalami rewel berkepanjangan, Anda sebaiknya membawanya ke dokter bayi untuk penanganan lebih lanjut. Namun, sebelum ini, Anda dapat mencoba menebak penyebab bayi rewel dan memenuhi apa yang bayi inginkan. Inilah 5 alasan bayi menjadi rewel.

  1. Rasa Lapar

Keadaan lapar menjadi salah satu penyebab seringnya bayi rewel. Ciri-ciri bayi rewel karena lapar yaitu biasanya tangan bayi akan mengepal, menggerakkan bibir, bayi menghisap tangan atau jarinya, atau memalingkan wajah ke arah Anda ketika pipinya disentuh untuk memberikan ASI.

Selain itu, umumnya di awal tangisannya akan berirama dan berulang, lalu semakin keras dan tidak kunjung berhenti.

  1. Rasa Tidak Nyaman

Rasa tidak nyaman menjadi penyebab paling sering membuat bayi rewel ketika bangun pagi. Ketidaknyamanan ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti popok yang sudah penuh dengan kotoran, empeng bayi yang terlepas saat tidur dan dirinya tidak bisa mengambilnya lagi, atau udara di kamar bayi yang terlalu panas atau dingin.

Pada awalnya bayi akan merengek kemudian akan menangis jika tidak ada yang meresponnya dalam waktu yang cukup lama. Untuk ketidaknyamanan karena popok, Anda bisa mengatasinya dengan mengganti popok bayi secara berkala. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter bayi untuk mencegah bayi dari rasa tidak nyaman.

  1. Mengantuk atau Tidak Bisa Tidur Lagi

Bayi akan menangis untuk memberitahu orang tuanya ketika ia mengantuk. Bayi memiliki jam tidur yang panjang di minggu-minggu awal setelah kelahiran. Rata-rata bayi di usia tersebut mempunyai jam tidur selama 16-18 jam per hari. Begitu pun bayi akan rewel ketika ia terbangun dan tidak bisa tidur lagi padahal dirinya masih mengantuk.

Untuk mengatasi rewel si bayi, Anda bisa menenangkan dan menidurkannya dengan cara menggendongnya, menyusui, atau menyanyikan lagu pengantar tidur untuk sang buah hati. Hal tersebut juga berlaku untuk mengatasi rewel bayi karena susah tidur lagi.

  1. Merasakan Ketakutan

Bayi yang berusia beberapa minggu akan mudah merasa takut. Ketakutan tersebut terjadi karena kondisi lingkungan baru yang berbeda dengan saat dirinya masih di dalam rahim ibu. Bayi akan rewel ketika ia merasakan ketakutan dan meminta untuk diperhatikan oleh orang tuanya.

Ciri-ciri bayi rewel karena ketakutan biasanya bayi akan menangis dengan mata terbuka dan tatapan yang terlihat menerawang. Anda bisa segera memeluknya, mendekap, atau menggendong bayi untuk mengatasinya. Salurkan kasih sayang, cinta, dan katakanlah jika saat itu ia sudah aman berada di pelukan Anda.

  1. Sakit

Salah satu penyebab bayi rewel yaitu ketika dirinya sedang sakit. Tanda umum bayi rewel karena sakit yaitu suara tangisannya yang keras dengan nada dan intensitas tinggi dari awal, mulutnya terbuka, matanya tertutup, dan wajah yang tampak mengernyit.

Jika terbukti bayi mengalami sakit seperti demam, diare, atau sakit lainnya, sebaiknya segera dibawa ke dokter. Begitu pun jika belum mengetahui sakit yang dialami sang bayi, tetapi tangisannya seperti bayi yang sedang kesakitan.

Jika Anda sedang mengalami masalah tentang kondisi bayi Anda yang sering rewel atau konsultasi lainnya tentang bayi, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter bayi di aplikasi Klikdokter. Anda bisa berkonsultasi secara gratis dan juga mendapatkan referensi dokter bayi, klinik atau rumah sakit.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>